Nasib Orang Bunggu, Sawit Datang, Hutan dan Sagu Hilang


Orang Bunggu, dulu hidup di dalam hutan dan bergantung hutan. Bunggu dan hutan berkait-kelindan sejak lama. Mereka berburu-mengumpul, berkebun nomaden, bangun kampung dan mendiami rumah pohon hingga 1990. Semua kehidupan ini di hutan. Semua hilang, kala perusahaan sawit masuk.⠀ ⠀ Dulu, salah satu pangan utama orang Bunggu, adalah sagu. Mereka tanam sagu dan masing-masing petak diberi nama. Kala sawit masuk, sagu pun tergilas.⠀ ⠀

Kini, komunitas adat Bunggu menyebar di 10 dusun di Desa Pakawa. Ia jadi desa cagar budaya, menurut Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Nomor 1/2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2014-2034.

Desa inilah yang dipertahankan warga hingga kini.⠀ ⠀

Hingga kini, warga Desa Pakawa, was-was dan khawatir. Sebagian lahan mereka tumpang tindih dengan HGU sawit, di bagian lain dengan hutan lindung. Enam dusun, sedikitnya tersedot HGU, yakni, Dusun Moi, Tanga-tanga, Bamba Apu, Kumu, Lala, dan Dusun Putimata. Tiga lainnya, dalam hutan lindung. Hanya Dusun Saloapo, bernasib mujur.⠀

#palmoil #palmaoillaboursolidarity #sawit

https://buff.ly/2o41vTV https://ift.tt/2puYuwa https://ift.tt/2o5dosL October 03, 2019 at 04:29PM

Talks

Posting Komentar